Maaf sebelumnya
tulisan ini mewakili kekecewaan saya sebagai mahasiswa, bukannya
ingin menjelekkan tapi semoga bisa
menjadi kritik dan menjadi masukan yang membangun supaya kedepannya menjadi
dosen yang dicintai oleh mahasiswanya dan juga bermanfaat untuk Negara karena
sudah mencerdaskan generasi bangsa.
Kenapa pikiran ini
muncul ? sebelum aku memutuskan untuk menilai dosenku malas mengajar ada
beberapa kejadian, dimana aku sudah di ampu oleh dosen ini 2 mata kuliah selama
2 semester dimana memang terdapat kesan dosen ini tidak suka mengajar. Why?
Ini beberapa alasan yang saya kemukakan :
jarang membawa materi setiap masuk kelas.
Setiap masuk kedalam kelas biasanya sebagai
dosen harus menyiapkan materi yang harus disampaikan kepada muridnya, dan itu
di dukung oleh computer. Namun untuk dosen ini sering tidak membawa laptop dan
juga menyampaikan materi yang tidak dapat dipahami oleh mahasiswanya.Banyak kekecawaan
yang dirasakan oleh mahasiswa karena memang tidak sesuai dengan harapan
mahasiswa. Sehingga banyaknya kritikan yang terjadi dibelakang dosen ini karena
memang mahasiswa tidak berani menegur langsung kepada dosen tersebut.Terus kalau
gak menyampaikan materi apa yang dilakukan? Yah bercanda, itu hanya dilakukan 1
kali pada saat masuk kuliah setelah itu memang masuk tapi hanya sebentar.
Tidak jelas dalam menyampaikan materi
Apa to yang kamu dapat dalam kuliah? Ya materi
kan, dan penejalasan yang disampaikan dosen atas materi tersebut kan? Tapi kalau
materi yang disampaikan tersebut tidak jelas apa yang kamu dapat? Zonk,
kebingungan dan ketidak pahaman yang luar biasa pada saat keluar kelas.
Sering kosong padahal beliau tidak ada kegiatan
Kuliah kosong memang sering terjadi karena
memang aktivitas dosen yang padat dan banyaknya tugas luar kota atau dosen
tersebut masih melanjutkan S3 keluar negeri, "its ok" bisa dipahami. Namun jika alasan
kosong tidak jelas, dan dosen tersebut ada diruangan tidak sibuk melakukan
kegiatan apakah hal tersebut bisa di tolerir? Sedang mahasiswa yang sudah
jauh-jauh datang dan ternyata tidak ada kelas dan hanya diberi tugas . waaah
ini yang bener-bener membuat aku kecewa setengah mati, dan tidak habis fikir
kenapa dosen ini tetap dipertahankan? Bayangkan saja kami mahasiswa yang terdiri
dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah bekerja dan memeiliki keluarga. Bapak dan
ibu tersebut rela datang kekampus karena memang tidak ada wacana kosong kuliah
sehingga beliau datang kekampus untuk kuliah, sesampainya dikampus kelas sudah
kosong. Dan apa yag terjadi? Kami hanya diberi tugas dan di suruh absen, dan
dosen go home bersama dengan istri tercinta, daebak,,, wah bener-bener luar
biasa. Saya tidak habis pikir jika semua dosen memiliki sifat yang seperti ini
akan jadi apa ini kampus? Bagaimana kualitas mahasiswanya? Memang perlu di
pertimbangkan lagi.
Hanya memberikan tugas
Tugas memang disetiap kulaih teori pasti
ada beberapa pengganti kuliah untuk tugas namun tidak semua kuliah teori
diganti dengan tugas kan? Karena kita memang membutuhkan penjelasan dari pakar
jika ada kebingungan dalam pemahaman kita dapat menanyakan kepakarnya yaitu
dosen. Nah jika pakarnya saja tidak pernah bertatap muka dan mungkin bertatap
muka tapi tidak lebih dari 15 menit bagaimana akan menyelesaikan ketidak tahuan
kami sebagai mahasiswa?
Harapan saya
Jika sudah komitmen menjadi seorang
pengajar atau dosen, ya tingkatkan kemampuan dalam menguasai kelas, karena
memang kelas dengan jumlah mahasiswa yang bayak tidak hanya dapat dikontrol
dengan berbicara saja tapi bagaimana bisa menguasai audiens supaya apa yang
disampaikan dapat diterima dan dipahami. Persiapkan dulu materi yang akan
disampaikan supaya didalam kelas tahu apa saja yang akan disampaikan ke
mahasiswa, golnya apa supaya materi tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan
mahasiswa paham. Jangan malas masuk kelas, ini kaitannya dengan tanggung jawab.
Karena dosen sudah diberi amanah jangan malas untuk masuk dan jangan lupa dosen
itu dibayar oleh mahasiswa bagi yang swasta tapi bagi yang PNS jangan lupa gaji
itu didapat dari uang masyarakat.
Terimakasih
By winda arisukmawati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tinggalkan pesan dan kesan ya untuk perbaikan blog ini