Minggu, 21 Desember 2014

harus berubah lah...

drama korea membuat saya menjadi orang yang tidak normal. setiap minggu membuat saya harus merelakan waktu untuk mengunduhnya dan menyisakan waktu saya untuk melihat. ini bukan hal yang baik dan ini akan menjadi masalah dalam kehidupan saya. sadar-sadar itu yang harus saya ingatkan pada diri ini, semakin kamu menuruti keinginanmu kamu akan semakin terpuruk. tidak bisa, dan menyerah mungkin itu yang akan saya ucapkan. banyak dari mereka yaitu mahasiswa bahkan bapak-bapak atau ibu tidak dapat lepas dengan movie dan juga drama baik itu korea atau barat.

banyak yang harus di rubah dalam diri saya karena memang tidak banyak yang dapat membuat diri ini sadar dan  belajar untuk memaknai kehidupan ini. selalu saja melakukan kesalahan yang sama dan buruknya lagi itu menjadi demam yang semakin memberatkan jiwa dan raga. ada yang hobi menonton drama terutama drama korea? saya ini orang yang suka sekali menonton drama korea. Dalam hati kecil saya, ini tidak benar dan memberatkan kehidupan saya.

terbawa dengan dunia imajinasi yang mengalahkan dunia nyata, dan membuat diri ini menjadi pemalas dan hanya membandingkan kehidupan dunia fantasi dan dunia nyata.  ini gawat, dan akan menjadi lebih buruk ketika diri ini tidak tahu harus bagaimana, dan hanya memenuhi keinginan yang hanya membuang waktu yang berguna untukl meningkatkan kualitas diri ini. 

semakin bertambah usiaku ini, aku sebenarnya paham bahwa hobi ini salah dan harus di manage agar kehidupan nyata dan kehidupan fantasi seimbang dan dapat berjalan tanpa merugikan salah satunya. terkadang saya ingin sekali menghentikan kebiasaan ini, tapi semakin saya berusaha mengapa semakin menguat pikiran ini menuju kesana. 

kecanduan itu istilahnya, karena rasa yang ingin dan ingin untuk menonton padahal saya tahu bahwa yang diajarkanpun tidak ada ajran agama islam. padahal allah menciptakan manusia ini untuk beribadah dan menyembah kepadaNya saja.  manusia sekarang sebagian besar malah mengidolakan manusia lainnya kayak saya dan untuk membentengi itu saya harus istigfar dan terus beristigr=far, karena setan sudah mulai menguasai diri saya.

itu sebenarnya akan menghilang dengan sendirinya jika saya menghindari dan tidak mendekat dengan itu. saya pernah 1 tahun tidak melihat filem  dan tidak menonton drama korea, dan saya bisa hidup dengan normal dan dapat menjalani kehidupan saya dengan baik. tapi kenaapa saya sekarang tidak seperti itu, banyak yang tidak bisa saya kendalikan dalam diri ini. saya solat namun terkadang saya sadar bahwa solat saya masih sekedar mengugurkan kewajiban saya sebagai hamba allah. belum ikhlas dan belum melakukan sepenuh hati saya alangkah saya ini merugi bukan usia saya hidup di dunia.

tolonglah saya, saya tidak ingin menjadi pribadi yang selalu seperti ini, karena saya punya mimpi untuk negri ini dan saya haru smenjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa walau hanya sekecil debu. terkadang orang bangga bisa melihat begitu banyak orang-orang cantik yang bergaya dan berakting di depan layar kaca lcd anda atu tv anda, tetapi semakin saya memikirkan ini saya semakin frustasi dengan kondisi saya. frustasi kenapa? 

ketakutan kalau suatu saat saya tidak bisa melihat drama kloprea lagi, ya allah alangkah bosohnya saya dan alangkah hinanya saya.  rasa ini semakin kuat dan semakin menghimpit hati nurani saya sebagai manusia. apakah ada orang yangbegitu mencintai korea? banyak dan memang banyak banget. terutama para remaja yang waktunya masih banyak digunakan untuk bersenang-senang menghabiskan waktu mudanya. 

sebenarnya bagaimana, dan apa yang harus saya lakukan untuk ini kenapa begitu membuat diri ini tidak bisa normal seperti mereka yang bekerja dan seperti mereka yang tidak memili akses untuk itu mereka dapat sukses dan dapat hidup bahkan jauh lebih baik dibandingkan dengan yang berdemam-demam ria dengan korea.

waaaw, ingin rasanya tidak mengikuti kehendak ini , tapi beginilah menyerah dan terus menyerah.  penyakit yang selalu kambuhlah yang membuat saya menyerah dan membuat saya tidak bisa hidup dengan normal. usia 23 tahun bukan usia yang muda, banyak orang yang dapat memanfatkan hari-harinya dengan baik dan sukses di usia mudanya. mereka tidak dapat membuat saya merubah haluan saya. ya allah apa yang harus saya lakukan? tegurlah saya ya allah dengan teguran yang membuat saya kapok dan tidak akan melihat hal itu.

1 komentar:

tinggalkan pesan dan kesan ya untuk perbaikan blog ini