Kamis, 13 November 2014

kritikan dan masukan untuk dosenku


Maaf sebelumnya  tulisan ini mewakili kekecewaan saya sebagai mahasiswa, bukannya ingin  menjelekkan tapi semoga bisa menjadi kritik dan menjadi masukan yang membangun supaya kedepannya menjadi dosen yang dicintai oleh mahasiswanya dan juga bermanfaat untuk Negara karena sudah mencerdaskan generasi bangsa.
Kenapa pikiran ini muncul ? sebelum aku memutuskan untuk menilai dosenku malas mengajar ada beberapa kejadian, dimana aku sudah di ampu oleh dosen ini 2 mata kuliah selama 2 semester dimana memang terdapat kesan dosen ini tidak suka mengajar. Why?
Ini beberapa alasan yang saya kemukakan :

jarang membawa materi setiap masuk kelas.

Setiap masuk kedalam kelas biasanya sebagai dosen harus menyiapkan materi yang harus disampaikan kepada muridnya, dan itu di dukung oleh computer. Namun untuk dosen ini sering tidak membawa laptop dan juga menyampaikan materi yang tidak dapat dipahami oleh mahasiswanya.Banyak kekecawaan yang dirasakan oleh mahasiswa karena memang tidak sesuai dengan harapan mahasiswa. Sehingga banyaknya kritikan yang terjadi dibelakang dosen ini karena memang mahasiswa tidak berani menegur langsung kepada dosen tersebut.Terus kalau gak menyampaikan materi apa yang dilakukan? Yah bercanda, itu hanya dilakukan 1 kali pada saat masuk kuliah setelah itu memang masuk tapi hanya sebentar.

Tidak jelas dalam menyampaikan materi
Apa to yang kamu dapat dalam kuliah? Ya materi kan, dan penejalasan yang disampaikan dosen atas materi tersebut kan? Tapi kalau materi yang disampaikan tersebut tidak jelas apa yang kamu dapat? Zonk, kebingungan dan ketidak pahaman yang luar biasa pada saat keluar kelas.

Sering kosong padahal beliau tidak ada kegiatan
Kuliah kosong memang sering terjadi karena memang aktivitas dosen yang padat dan banyaknya tugas luar kota atau dosen tersebut masih melanjutkan S3 keluar negeri, "its ok" bisa dipahami. Namun jika alasan kosong tidak jelas, dan dosen tersebut ada diruangan tidak sibuk melakukan kegiatan apakah hal tersebut bisa di tolerir? Sedang mahasiswa yang sudah jauh-jauh datang dan ternyata tidak ada kelas dan hanya diberi tugas . waaah ini yang bener-bener membuat aku kecewa setengah mati, dan tidak habis fikir kenapa  dosen ini tetap dipertahankan?  Bayangkan saja kami mahasiswa yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah bekerja dan memeiliki keluarga. Bapak dan ibu tersebut rela datang kekampus karena memang tidak ada wacana kosong kuliah sehingga beliau datang kekampus untuk kuliah, sesampainya dikampus kelas sudah kosong. Dan apa yag terjadi? Kami hanya diberi tugas dan di suruh absen, dan dosen go home bersama dengan istri tercinta, daebak,,, wah bener-bener luar biasa. Saya tidak habis pikir jika semua dosen memiliki sifat yang seperti ini akan jadi apa ini kampus? Bagaimana kualitas mahasiswanya? Memang perlu di pertimbangkan lagi.

Hanya memberikan tugas  
Tugas memang disetiap kulaih teori pasti ada beberapa pengganti kuliah untuk tugas namun tidak semua kuliah teori diganti dengan tugas kan? Karena kita memang membutuhkan penjelasan dari pakar jika ada kebingungan dalam pemahaman kita dapat menanyakan kepakarnya yaitu dosen. Nah jika pakarnya saja tidak pernah bertatap muka dan mungkin bertatap muka tapi tidak lebih dari 15 menit bagaimana akan menyelesaikan ketidak tahuan kami sebagai mahasiswa?

Harapan saya

Jika sudah komitmen menjadi seorang pengajar atau dosen, ya tingkatkan kemampuan dalam menguasai kelas, karena memang kelas dengan jumlah mahasiswa yang bayak tidak hanya dapat dikontrol dengan berbicara saja tapi bagaimana bisa menguasai audiens supaya apa yang disampaikan dapat diterima dan dipahami. Persiapkan dulu materi yang akan disampaikan supaya didalam kelas tahu apa saja yang akan disampaikan ke mahasiswa, golnya apa supaya materi tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan mahasiswa paham. Jangan malas masuk kelas, ini kaitannya dengan tanggung jawab. Karena dosen sudah diberi amanah jangan malas untuk masuk dan jangan lupa dosen itu dibayar oleh mahasiswa bagi yang swasta tapi bagi yang PNS jangan lupa gaji itu didapat dari uang masyarakat.

Terimakasih

By winda arisukmawati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan pesan dan kesan ya untuk perbaikan blog ini